Kamis, 19 Februari 2015

Struktur Organisasi KWT "Pokcoy Utami"

Kelompok Wanita Tani (KWT)
“POKCOY UTAMI”
Desa Karanglewas Kidul
Kecamatan Karanglewas
Kabupaten Banyumas



Susunan Pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) Pokcoy Utami
Desa Karanglewas Kidul Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas
1)        Penanggung Jawab          : Kepala Desa Karanglewas Kidul
2)        Pembimbing                      : Drs. Kasidan
3)        Ketua                                  : Eko Yuliani
4)        Sekretaris                           : Siti Zaenah
5)        Bendahara                         : Purwanti
6)        Koordinator Bidang
1.      Sarana Produksi         : Siti Munawwaroh
2.      Produksi                       : Kasiyatun
3.      Pemasaran                  : Rokhani
7)         Anggota
1.      Wartini
2.      Rusinah
3.      Siti Khasanah
4.      Chomsiyati
5.      Suratmi

6.      Siti Fatonah

Demo Pembuatan Sale Pisang KKN PPM UNSOED 2015

Salah satu kegiatan program kerja KKN PPM Universitas Jenderal Soedirman 2015 di Desa Karanglewas Kidul yaitu Demo Pembuatan Sale Pisang yang dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2015 berlokasi di balai pertemuan balai desa Karanglewas Kidul. 








Kegiatan ini berlangsung pada sore hari dan dihadiri oleh ibu - ibu warga RW 1 dan RW 2 Desa Karanglewas Kidul. Kegiatan demo pembuatan sale pisang ini berlangsung penuh keceriaan dan antusiasme masyarakat desa Karanglewas Kidul yang cukup tinggi.







    






KELOMPOK WANITA TANI "POKCOY UTAMI"

Sejarah Kelompok Wanita Tani (KWT)


Kelompok Wanita Tani ( KWT ) "Pokcoy Utami" berdiri pada hari Rabu tanggal 21 Agustus 2013 yang bergerak di bidang pertanian, dengan spesifikasi pada tanaman pangan terutama sayuran, dengan sistem pemprosesan secara alami (sayuran organic).

Organisasi ini terbentuk atas prakarsa TIM Penggerak PKK desa Karanglewas Kidul, yang karena seringnya mendapatkan informasi dan pengarahan serta kepelatihan di bidang tanaman pangan (sayuran) sehingga tergerak untuk membentuk sebuah organisasi wanita di bidangnya. Sinyal ini ditangkap oleh para tokoh akademisi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Fakultas Pertanian, sehingga Gayung Bersambut antara kegiatan PKK desa Karanglewas Kidul dengan para dosen, sehingga kelompok wanita tani (KWT) “Pokcoy Utami” dinobatkan sebagai organisasi binaan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman “Unsoed” Purwokerto sebagai bentuk pengambdian masyarakat yang dimotori oleh ibu Irene Kartika Eka Wijayanti S.P., M.P. dan ibu Indah Widyarini S.P., M.Sc.

Komunikasi antara Kelompok Wanita Tani (KWT) “Pokcoy Utami” desa Karanglewas Kidul dapat terjalin, berawal dari kegiatan akademik mahasiswa Unsoed berupa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Karanglewas Kidul Tahun akademik 2014/ 2015 selama 3 bulan (Agustus 2014 s/d Oktorber 2014.
Kelompok Wanita Tani memilik moto Ngerumpi sambil Berkarya”.


 Kelompok Wanita Tani (KWT ) “Pokcoy Utami” desa Karanglewas Kidul Kecamatan Karanglewas yang masih berumur jagung ini memohon doa restu, dukungan serta bimbingannya kepada pemerintah desa Karanglewas Kidul Kecamatan Karanglewas dan masyarakat serta warga Desa Karanglewas Kidul dan seluruh masyarakat Indonesia dalam menjalankan roda organisasi sehingga dapat seiring dan sejalan untuk memajukan pola pikir masyarakat dengan kehendak pemerintah desa Karanglewas Kidul Kecamatan Karanglewas.


KKN - PPM UNSOED Desa Karanglewas Kidul 2015


Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) merupakan salah satu kegiatan dalam Perndidikan Tinggi yang diselenggarakan berdasarkan UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional Juncto Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Pendidikan pada dasarnya merupakan proses pendewasaan dan pemandirian manusia secara sistematis, agar siap menjalani kehidupan secara bertanggung jawab. Menjalani kehidupan secara bertanggung jawab berarti berani mengambil keputusan yang bijaksana sekaligus berani menanggung segala konsekuensi yang ditimbulkannya.
Demi cita-cita yang mulia itu, pendidikan di Perguruan Tinggi dilaksanakan dengan cara membekali dan mengembangkan religuitas, kecakapan, keterampilan, kepekaan dan kecintaan mahasiswa terhadap pemuliaan kehidupan umat manusia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya. Pembekalan dan pengembangan hal-hal tersebut terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 20 ayat 2 dinyatakan: “Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat”. Pada pasal 24 ayat 2 disebutkan : “Perguruan Tinggi memiliki otonomi untuk mengelola sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian ilmiah dan pengabdian masyarakat”
Ketiga aspek dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut dilaksanakan dengan proporsi yang seimbang, harmonis, dan terpadu dengan harapan agar kelak para lulusan Perguruan Tinggi dapat menjadi manusia yang berilmu pengetahuan, memadai dalam bidang masing-masing, mampu melakukan penelitian, dan bersedia mengabdikan diri demi kemaslahatan umat manusia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya. Untuk mempraktekan ilmu dan menerapkan hasil penelitian yang dilakukan oleh civitas akademika, maka perlu suatu media yang mendukung.
Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat adalah suatu kegiatan intrakurikuler wajib yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan metode pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa, dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. KKN juga merupakan wahana penerapan serta pengembangan ilmu dan teknologi, dilaksanakan di luar kampus dalam waktu, mekanisme kerja, dan persyaratan tertentu. Oleh karena itu, KKN-PPM diarahkan untuk menjamin keterkaitan antara dunia akademik-teoritik dan dunia empirik-praktis. Dengan demikian akan terjadi interaksi sinergis, saling menerima dan member, saling asah, asih, dan asuh antara mahasiswa dan masyarakat.

Pada dasarnya kegiatan KKN-PPM dimaksudkan kepada 3 sasaran :
       1.    Mahasiswa
      a.    Memperdalam pengertian, penghayatan dan pengalaman mahasiswa tentang :
 Ø  Cara berfikir dan bekerja interdisipliner dan lintas sektoral
 Ø  Kegunaan hasil pendidikan dan penelitian bagi pembangunan pada umumnya dan       pengembangan daerah pedesaan pada khususnya
 Ø  Kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan serta keseluruhan konteks masalah pembangunan pengembangan daerah.
     b.    Mendewasakan alam pikiran mahasiswa dalam setiap penelaahan dan pemecahan           masalah yang ada di masyarakat secara pragmatis ilmiah
     c.    Membentuk sikap dan rasa cinta, kepedulian sosial dan tanggung jawab mahasiswa          terhadap kemajuan masyarakat
    d.    Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan program-program        pengembangan dan pembangunan
    e.    Membina mahasiswa agar menjadi seorang innovator, motivator, dan problem solver.
     f.     Memberikan pengalaman dan keterampilan kepada mahasiswa sebagai kader                    pembangunan.


       2.    Masyarakat dan Pemerintah Setempat
     a.    Memperoleh bantuan pikiran dan tenaga untuk merencanakan serta melaksanakan            program pembangunan
     b.    Meningkatkan kemampuan berfikir, bersikap dan bertindak agar sesuai dengan program     pembangunan
     c.    Memperoleh pembaharuan-pembaharuan yang diperlukan dalam pembangunan
       3.    Perguruan Tinggi
      a.    Perguruan tinggi lebih terarah dalam mengembangkan ilmu dan pengetahuan kepada        mahasiswa, dengan adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan          masyarakat. Dengan demikian, kurikulum perguruan tinggi akan dapat disesuaikan            dengan tuntutan pembangunan.
      b.    Meningkatkan kerjasama dengan instansi pemerintah/swasta dan organisasi lainnya          atas dasar kemitraan.
      c.    Perguruan tinggi dapat mengembangkan IPTEK yang lebih bermanfaat dalam                     pengelolaan dan penyelesaian berbagai masalah pembangunan.


Adapun tujuan dari KKN-PPM ini adalah sebagai berikut :
  •   Agar mahasiswa/i KKN dapat secara langsung memngetahui dan mengamati permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat dan mampu membantu memecahkan masalah-masalah yang ada dalam masyarakat
  •      Membantu Pemerintah Daerah setempat dalam mempercepat proses pembangunan terutama pada daerah yang sedang berkembang.
  •        Diharapkan agar mahasiswa/i memiliki keterampilan sebagai kader pembangunan dan menjadi manusia tauladan baik dikampus maupun dimasyarakat.
  •      Memberikan pengalaman belajar tentang pembangunan masyarakat dan pengalaman kerja nyata pembangunan.
  •    Menjadikan lebih dewasanya pemikiran dan kepribadian serta bertambah luasnya wawasan.

 Desa Karanglewas Kidul menjadi salah satu lokasi KKN PPM Universitas Jenderal Soedirman untuk mendukung kegiatan KKN. Hal tersebut dikarenakan Desa Karanglewas Kidul merupakan desa binaan dan memiliki keunggulan dalam bidang pertanian.

PROFIL DESA

Letak Geografis


  • Karanglewas Kidul adalah sebuah desa yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas Propinsi Jawa Tengah. Terletak 5 kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Banyumas yaitu Purwokerto. 
  • Sebagai desa di wilayah perbatasan kota merupakan desa penyangga antar desa dan wilayah kota Purwokerto.
Batas Wilayah Desa Karanglewas Kidul

Sebelah Selatan berbatasan dengan desa Pangebatan Kec. Karanglewas
Sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Pasirmuncang Kec Purwokerto Barat
Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Karanglewas Lor
Sebelah Barat berbatasan dengan desa Tamansari Kec. Karanglewas


   Kondisi Umum Desa Karanglewas Kidul

  •  Luas dan Batas Wilayah yaitu  134,759 hektar





  Gerbang Masuk Desa Karanglewas Kidul




Tampak Samping Balai Desa Karanglewas Kidul







Balai Pertemuan Balai Desa Karanglewas Kidul